Melepas Rindu dengan Doraemon di Museum Fujiko F Fujio

Doraemon seringkali mengisi hari-hari di masa kecil dulu, baik lewat komik maupun kartun di Minggu pagi. Waktu traveling ke Jepang, gw pun nggak melewatkan kesempatan buat lebih dekat dengan Doraemon di museumnya.

***

dora7

Gw nggak inget tepatnya tahun berapa gw mulai kenal Doraemon, waktu SD mungkin ya. Yang jelas, waktu kecil dulu biasanya setiap Minggu pagi gw duduk di depan TV buat nonton Doraemon. Kelakukan robot kucing biru dan teman-temannya ini rasanya nggak bikin bosan buat terus ditonton. Apalagi dengan kantong ajaibnya yang penuh benda-benda keren.

Setiap nonton pun rasanya imajinasi ikut melayang ke masa depan. Di mana berbagai teknologi maju dan impian-impian yang sepertinya impossible (contohnya saja Nobita yang kalah keren sama Dekisugi gitu bisa nikah sama Shizuka <3) ternyata bisa terwujud. Menurut gw sih, secara nggak langsung Doraemon mengajarkan kita untuk tidak takut berimajinasi dan bermimpi tentang apasih yang kita mau wujudkan di masa depan.

dora1

Koleksi komik sama adek gw sampai pada rombeng

Selain nonton kartunnya, gw sempet koleksi komiknya juga sebelum akhirnya ganti genre komik gara-gara keracunan serial cantik anak ABG :D. Semakin bertambah usia, gw udah nggak terlalu intens lagi mantengin kartun dan beli komik Doraemon. Tapi tentunya, kisah-kisah seru si robot kucing dari abad ke-22 ini selalu menyisakan ingatan yang menyenangkan.

***

Early 2016

Gw, Amanda dan Mbak Tami bagi-bagi jatah buat ngerjain itinerary 10 hari di Jepang. Kebetulan gw kebagian bikin yang Tokyo. Langsung saja gw masukin Museum Fujiko F Fujio dalam itinerary Tokyo. Memang lokasi museum bukan di Tokyo sih, tapi ada di Kawasaki yang bisa ditempuh sekitar 20 menit naik kereta.

dora13

I was so excited buat bisa dateng ke Museum Fujiko F Fujio yang dikenal juga sebagai Museum Doraemon ini. Gw pun mencari tahu bagaimana cara beli tiketnya. Rupanya traveler yang mau mampir nggak bisa langsung datang, tapi beli tiket dulu sebelum sampai ke museum.

Salah satu cara dapetin tiketnya adalah beli di mesin Loppi di Lawson Jepang. Dan kalau bisa sudah beli tiketnya beberapa hari sebelum ke museum.

***

dora2

Loppi di Lawson

2 April 2016

Kami bertiga tiba Bandara Haneda. Setelah mengambil bagasi, gw langsung kepikiran buat mencari Lawson soalnya agak insecure nggak kebagian tiket di hari dan jam yang kami mau buat ke museum. Gw pun ke bertanya ke bagian informasi dan asyiknya di lantai bawah ada Lawson. Capcus cyin langsung nyari eskalator.

Sampai di Lawson gw disapa dengan seorang kasir yang ramah. Gw senyum-senyum sambil agak bingung nyari mesin Loppi. Yaudah gw coba bilang kalau gw mau beli tiket buat ke Museum Doraemon. Mbak kasirnya meminta gw buat menunggu sebentar. Nggak lama kemudian ada satu mas-mas yang menunjukkan letak mesin Loppi dan membantu gw buat beli tiket, soalnya kata-kata di mesin itu bahasa Jepang dan eke nggak ngerti.

Untunglah di hari yang kami mau rupanya masih tersedia tiket. Maklum, museum ini lumayan famous dan kalau musim liburan kabarnya sih sering sold out. Senang sudah dapat tiket, gw langsung bayar ke kasir dan ngeloyor balik ke tempat Amanda dan Mbak Tami di ruang kedatangan Haneda.

***

dora16

8 April 2016

Hari yang ditunggu-tunggu tiba. Sekitar jam 09.00 pagi kami bertiga sudah berangkat dari Tokyo menuju Stasiun Noborito di Kawasaki. Dari stasiun ini bisa jalan kaki sekitar 20 menit atau naik bus ke museum. Biar lebih cepet sampai, kami memilih naik bus. Per orang kayaknya sekitar 210 Yen.

Nggak susah nyari bus, tinggal jalan ke pemberhentian bus di luar pintu stasiun. Bus nya waktu itu warna biru, tampak cute dengan gambar P-Man yang menghiasi. Tombol pemberhentian busnya juga berbentuk mata P-Man. Bus berjalan perlahan di Kawasaki yang saat itu jalanannya tak terlalu ramai. Sekitar 10 menit, sampai deh di museum.

dora4

dora3
Mulai masuk museum ada mbak-mbak yang meriksa tiket terus memberi alat penerjemah sama tiket kecil buat nonton film. Kami mulai masuk ke ruangan museum yang isinya dokumen-dokumen dan karya goresan tangan asli Fujiko F Fujio. Lembaran komik Doraemon yang belum dipercantik buat dicetak jadi banyak komik ada di sini.

Tapi pengunjung nggak boleh memoret di dalam sana. Jadi kenangan indah melihat langsung gambar asli Fujiko F Fujio itu cukup disimpan dalam ingatan saja ya. Jangan baper sis.

Hampir sampai di pintu keluar ruangan ini, ada jejeran kenangan benda-benda milik Fujiko F Fujio. Foto-fotonya bersama keluarga, lengkap dengan pesan-pesan istri dan anak-anak komikus legendaris ini yang terpampang di salah satu sisi tembok. Asli menurut gw kalimat demi kalimatnya mengharukan sih, bikin kangen bokap. Baru baca dikit gw stop. Ogah mewek di Museum.

dora6
Lanjut ke luar ruangan, ada macem sumur kocak deh. Kalau dipompa keluar Giant. Terus masuk ruangan lagi yang bisa buat baca komik, jajal game, photobox juga ada. Di sini banyak yang foto ala-ala baca komik bareng Doraemon gitu deh.

Sebelum ke halaman nyari Pisuke, gw nonton film pendek spesial dulu. Filmnya seperti apa? Rahasia. Tonton langsung aja di sana biar makin asyik. hehe

Lanjut lagi ke halaman, ada pintu ke mana saja, gorong-gorong yang jadi tempat main Nobita, Doraemon, Shizuka, Giant dan Suneo, terus patung Nobita sama Doraemon lagi naek Pisuke. Itu lho dinosaurus yang diurus sama Nobita, tapi sembunyi-sembunyi dari ibunya. Cerita Pisuke ini juga mengharukan sih menurut gw :”D.

Terakhir sebelum pulang, kalau lapar bisa mampir ke cafe nya yang jual makanan macem-macem. Atau sekadar beli dorayaki di toko oleh-oleh sebelah cafe juga bisa. Jangan lupa mampir juga ke toko suvenir buat beli boneka Doraemon atau apapun deh buat kenang-kenangan.

dora10

dora11

dora17

dora15

dora5

makan dulu biar pinter matematika 😀

#penting disimak kalau mau main ke Museum Fujiko F Fujio:
-Waktu sampai di Jepang, kalau di bandara ada Lawson mendingan langsung beli tiket
-Hari dan jam masuk ke museum ini sesuai dengan yang tertera di tiket, kamu tentunya bisa memilih mau hari apa. Gw kemarin beli tiket yang masuk jam 10.00 pagi. Jadi benar-benar harus udah sampai di museum dan masuk jam 10.00, kalau bisa jangan sampai terlambat datang
-Kata temen gw, jalan kaki dari Stasiun Noborito sampai museum memang mayan jauh tapi menyenangkan. Ada sejumlah pajangan bertema Doraemon gitu di sepanjang jalan yang asyik buat foto-foto
-Kalau lelah karena udah kebanyakan jalan kaki dari hari-hari sebelumnya, yaudah jawabannya kamu naik bus saja. Sekian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s